Iklan-Iklan Raksasa, Sebuah Estetika atau Sampah Visual?

NIAT News

JAKARTA, NIAT News – Kota Metropolitan DKI Jakarta yang semakin hiruk pikuk tetap menjadi daya tarik bagi masyarakat, mulai dari kalangan ndeso sampai dengan para investor. Hal tersebut memaksa Ibukota untuk terus bersolek.

Iklan Raksasa

Saat ini, Jakarta seolah menjelma sebagai pusat informasi terbesar di Indonesia dengan berbagai bentuk dan rupanya. Dalam rangka memberikan informasi kegiatan, promosi produk, iklan layanan masyarakat, sampai pencitraan diri, Media Iklan dalam bentuk reklame dan baliho menjadi pilihan potensial. Akibatnya, persoalan Jakarta kini bukan sekedar kemacetan lalu lintas, penggusuran, anak jalanan, tetapi juga maraknya “iklan-iklan raksasa” yang mengabaikan estetika kota dan tak jarang menjadi pemicu bencana alam-banjir.

Pembongkaran tiga buah reklame di Bantaran Kanal Banjir Barat Laruharharri (26/3) atas instruksi Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, menjadi contoh aktual kesadaran dampak negatif dari iklan raksasa yang merugikan masyarakat. Pasalnya, tiga reklame dengan tiang-tiang raksasa yang menancap terlalu dalam dari permukaan tanah dinilai menjadi pemicu  jebolnya tanggul Latuharharri, sehingga…

View original post 127 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s